Kemenag: Tingkatkan Pelayanan Bagi Jamaah Haji

Posted on
Kemenag: Tingkatkan Pelayanan Bagi Jamaah Haji
Kemenag: Tingkatkan Pelayanan Bagi Jamaah Haji

Kemenag: Tingkatkan Pelayanan Bagi Jamaah Haji, Kendal (hajikita.com) – Kabupaten Kendal miliki kantor pelayanan haji satu atap hasil kerja sama Kementerian Agama dengan Permata Bank Syariah.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Pelayanan satu atap merupakan tindak lanjut dari Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 29 2015 yang mengatur mengenai penyelenggaraan beribadah haji reguler dari semula empat langkah menjadi dua langkah hingga jadi lebih efisien serta efektif.

Pada Jumat (24/2), Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Abdul Jamil hadir di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kendal untuk meresmikan pemakaian kantor itu. Hadir juga Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Propinsi Jawa Tengah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kendal, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), beberapa Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), Ketua Ormas Islam se-Kabupaten Kendal.

“Sebelumnya, pendaftaran haji dilakukan lewat tiga fase : pendaftaran awal di Kemenag, lantas ke bank penerima setoran (BPS), lalu kembali ke Kemenag lagi. Dengan disederhanakan jadi dua langkah saja, Kemenag lantas ke BPS dan jemaah sudah dapat pulang membawa nomer porsi, ” tutur Abdul Djamil. 

Abdul Jamil yang pernah menjabat sebagai Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang menginginkan agar daerah yang lain juga melakukan hal yang sama. Pasalnya, layanan ini akan sangat menolong serta mempermudah jemaah, terutama di daerah yang jarak antara kantor Kemenag dengan bank penerima setoran berjauhan. “Intinya pelayanan kita supaya dapat meringankan jemaah dalam melaksanakan ibadah, ” tegasnya. 
Sekarang ini kuota jemaah haji Indonesia sudah dikembalikan sejumlah 211 ribu serta ditambah 10 ribu oleh Pemerintah Arab Saudi. “Dengan pulihnya kuota serta penambahan kuota itu diharapkan dapat memperpendek saat tunggu keberangkatan haji,” paparnya. 


(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Propinsi Jawa Tengah Farhani menyampaikan, kalau sarana pelayanan satu atap ini begitu menolong jamaah. Maksud penyelenggaraan ibadah haji yaitu memberikan pelayanan, pembinaan, serta perlindungan untuk jemaah haji. 
Menurutnya, Kementerian Agama RI untuk berinovasi dalam melakukan perbaikan pelayanan pada jamaah haji. Diantaranya penerbangan gelombang I langsung menuju Madinah, gelombang II dari Madinah langsung ke Tanah Air, menambahkan katering selama di Makkah 24 kali yang bakal ditingkatkan menjadi 27 kali, hotel berstandar bintang tiga, pendaftaran haji minimum berumur 12 tahun serta jemaah dapat mendaftar lagi setelah 10 tahun. 
Disampaikan juga kalau pembatasan pendaftaran itu sebagai tanggapan terhadap panjangnya daftar tunggu keberangkatan. Jumlah pendaftar haji di Jawa Tengah per 24 Februari 2017 sejumlah 547.189 jamaah dengan lama masa tunggu 24 tahun. 
Disebutkan Farhani, kalau banyak daerah di Jawa Tengah yang sudah menyelenggarakan pelayanan satu atap ini, diantaranya Kankemenag Brebes, Kota Tegal, Grobogan, Klaten, serta Kendal.(Kemenag)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *