Kontrak Katering Jemaah Haji 2017 Dengan e-Hajj

Diposting pada
Kontrak Katering Jemaah Haji 2017 Dengan e-Hajj
Katering Jemaah Haji
Kontrak Katering Jemaah Haji 2017 Dengan e-Hajj, Jeddah (hajikita.com) – Tim katering dari Kementerian Agama Republik Indonesia bersama tim pendukung katering dari Teknis Haji Konsulat Jenderal Republik Indonesia Jeddah sudah merampungkan tugasnya satu minggu yang lalu, yakni menyeleksi perusahaan katering untuk jemaah haji Indonesia baik saat di Airport Jeddah, Makkah, Armina ataupun saat jemaah haji berada di Madinah. Pekerjaan itu sudah dikerjakan tim gabungan dari Jakarta serta Jeddah sepanjang kurang lebih dua bulan.

Jauhari menambahkan kalau Teknis Haji KJRI Jeddah sudah merampungkan semua kontrak katering dengan seluruh perusahaan katering yang telah lulus seleksi. “Betul, kita sudah melakukan kontrak manual dengan seluruh perusahaan penyedia katering”.

Meski demikian, ada kontrak lain lagi yang perlu dilewati kedua belah pihak yakni kontrak sistem atau yang lebih dikenal dengan e-Hajj. Kontrak sistem ini telah dikerjakan Teknis Haji dengan sebagian perusahaan katering terpilih, tetapi ada beberapa perusahaan yang belum.

Jauhari menerangkan kalau dari 28 perusahaan katering di Makkah yang telah tanda tangan kontrak, 18 perusahaan telah melaksanakan kontrak sistem e-Hajj. Dari 18 perusahaan katering untuk di Armina yang telah tanda tangan kontrak manual, 7 perusahaan sudah melaksanakan kontrak sistem e-Hajj. Sedang dari 13 perusahaan katering di Madinah yang telah melaksanakan kontrak manual, 6 perusahaan telah melaksanakan kontrak sistem.

Kontrak sistem e-Hajj mutlak dikerjakan guna menjamin hak-hak jemaah haji tercukupi. “Demi keamanan hak-hak jemaah haji, maka dilakukanlah kontrak system”, terang Jauhari.

Jauhari memberi tambahan kalau kontrak sistem e-Hajj adalah kontrak yang berlaku di Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi sekalian menjadi pegangan untuk jemaah haji bila ada hak-haknya yang tidak tercukupi.

Perihal hambatan sebagian perusahaan katering yang belum melaksanakan kontrak sistem, Jauhari mengutarakan kalau hal semacam itu berlangsung karena perusahaan itu belum melaksanakan registrasi di sistem Kementerian Haji.

“Teknis Haji KJRI Jeddah menargetkan bahwa tanggal 10 Syawal bertepatan dengan tanggal 4 Juli 2017 seluruh kontrak sistem e-Hajj perusahaan katering diharapkan tuntas dilaksanakan”, pungkas Jauhari.(KUH)