70% Negosiasi Hotel Jemaah di Makkah Telah Selesai

Posted on

Kamar hotel calon jemaah haji Indonesia di Makkah
70% Negosiasi Hotel Jemaah di Makkah Telah Selesai, Jakarta (hajikita.com) – Ketua Tim Penyedia Akomodasi, Nasrullah Jassam menyampaikan kalau pihaknya telah sukses merampungkan proses negosiasi 70% keperluan hotel calon jemaah haji Indonesia di Makkah. Sebagian besarnya yaitu pemesanan lagi (repeat order) dari hotel yang dipakai pada musim haji tahun lalu.

“Kapasitas yang telah berhasil dinego sekitar 148.000 jemaah, 80% di antaranya yaitu repeat order hotel tahun lalu,” jelas Nasrullah kala dihubungi lewat sambungan telepon, Minggu (25/03).

loading...

Hotel yang telah dinego menyebar di 5 tempat, yakni : Mahbas Jin, Syisah, Raudhah, Aziziyah, dan Jarwal. Sesudah ada penetapan BPIH, tim akomodasi bakal segera melaksanakan proses kontrak dengan pihak hotel.

“Jarak paling dekat dari Masjidil Haram yaitu 963 meter untuk hotel yang ada di wilayah Jarwal serta jarak paling jauh 4.398 meter untuk hotel yang ada di wilayah Aziziyah,” imbuhnya. Nasrullah mengharapkan proses negosiasi hotel di Makkah bakal usai pada pertengahan April 2017.

Selain di Makkah, Tim Penyedia Akomodasi juga telah mulai menyiapkan hotel jemaah haji Indonesia di Madinah. Menurut Nasrullah, sekarang ini di Madinah telah memasuki proses verifikasi dokumen. “Kami targetkan minggu depan di Madinah telah mulai dapat dilaksanakan negosiasi dengan pihak hotel,” imbuhnya.

Tim akomodasi telah berangkat ke Arab Saudi pada 20 Februari 2017 lalu. Beranggotakan 12 orang, tim ini bakal bertugas selama 85 hari di Tanah Suci dengan konsentrasi target memperoleh hotel yang representatif untuk 204.000 jemaah haji regular.

Sepanjang bertugas di Arab Saudi, tim akomodasi akan bekerjasama dengan tenaga pendukung yang terdiri dari warga Negara Indonesia (WNI) yang mukim di Arab Saudi dan Kantor Urusan Haji (KUH) Konsulat Jenderal RI di Jeddah. Seluruhnya akan bekerja sesuai dengan Pakta Integritas yang sudah ditandatangani bersama.

Sesuai pedoman penyediaan, akomodasi haji mesti memenuhi sejumlah persyaratan, diantaranya hotel harus mempunyai akses yang baik untuk transportasi bus shalawat dan akses distribusi katering. Selain itu, hotel harus juga mempunyai lobby yang luas, dan ada masjid, restoran, serta sarana yang lain.(Kemenag)

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *