Transportasi Jemaah Haji
Sri Ilham Lubis

Aplikasi GPS Untuk Pengendali Transportasi Jemaah Haji

Posted on

Aplikasi GPS Untuk Pengendali Transportasi Jemaah Haji, Makkah (hajikita.com) – Kementerian Agama mengembangkan aplikasi pengendalian serta pengawasan layanan tansportasi jemaah haji Indonesia. Aplikasi ini dikembangkan dengan memanfaatkan sistem pemosisi global atau pelacak Global Positioning System (GPS).

“Aplikasi ini dibuat untuk merespon terhadap problem kekurangan petugas berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya. Dengan menggunakan aplikasi ini, pengawasan dan pengendalian pergerakan kendaraan diharapkan dapat lebih akurat di tengah keterbatasan jumlah petugas yang tersedia,” kata Direktur Layanan Haji Luar Negeri Sri Ilham Lubis kala Rapat Kordinasi Persiapan Haji di Makkah, Selasa (20/06).

loading...

“Harapannya kita bisa tahu posisi bus ada di mana. Jika ada bus mogok atau macet bisa cepat dideteksi,” sambungnya. Proses pemantauan pergerakan bus itu dilakukan dari kantor sekretariat Daker Makkah.

Menag Lukman Hakim Saifuddin mengapresiasi inovasi tim Direktorat Layanan Haji Luar Negeri. Menag mengharapkan aplikasi ini efektif dalam memonitor pergerakan bus sehingga mempermudah pelaksanaan tugas pemantaun, di tengah kekurangan petugas.

“Melalui aplikasi ini, layanan transportasi diharapkan mudah terpantau. Titik-titik kepadatan dan penumpukan bus juga bisa dideteksi dini,” katanya.

Menag berada di Arab Saudi untuk memonitor persiapan akhir penyelenggaraan ibadah haji. Selesai memimpin rapat koordinasi di kantor Daker Makkah, Menag melaksanakan simulasi transportasi Bus Shalawat dari Syisyah menuju terminal Syib Amir. Dilanjutkan dari Jarwal menuju terminal Jiyad.

Simulasi ini memakai armada bus Rawahil. Selain itu simulasi juga dikerjakan pada rute Jamarat menuju Bab Ali melalui Mahbas Jin memakai bus Saptco. (Kemenag)

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.