Biaya Haji Per Embarkasi tahun 2017

Posted on

Menag Lukman prescon BPIH 1438H-2017M(sug)

Biaya Haji Per Embarkasi tahun 2017, Jakarta (hajikita.com) – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengumumkan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 1438H/2017M. Pengumuman ini dilaksanakan menyusul sudah ditandatanganinya Keputusan Presiden (Keppres) mengenai BPIH oleh Presiden Joko Widodo.

loading...

Menurut Menag, rata-rata BPIH 1438H/2017M sebesar Rp 34.890.312. Akan tetapi, BPIH per embarkasi tidak sama sesuai dengan jarak tempuh dari masing-masing daerah ke Saudi Arabia.

“Kita memiliki 12 Embarkasi. Embarkasi Aceh paling murah, lantaran wilayahnya paling dekat dengan Tanah Suci. Sedang paling mahal yaitu Embarkasi Makassar,” jelas Menag kala mengadakan Konferensi Pers di OR, Gedung Kemenag Lapangan Banteng Jakarta, Jumat (07/04).

Hadir dalam kesempatan ini, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Abdul Djamil bersama jajarannya, dan Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Data dan Informasi Mastuki.

Berikut ini besaran BPIH bagi Jamaah Haji Reguler Tahun 2017 / 1438H:

No. Embarkasi BPIH
1. Aceh Rp 31.040.900
2. Medan Rp 31.707.400
3. Batam Rp 32.125.650
4. Padang Rp 32.840.450
5. Palembang Rp 32.958.750
6. Jakarta Rp 34.306.780
7. Solo Rp 35.664.700
8. Surabaya Rp 35.666.250
9. Banjarmasin Rp 37.705.900
10. Balikpapan Rp 38.039.150
11. Makassar Rp 38.972.250
12. Lombok Rp 38.239.100

Adapun besaran BPIH untuk Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) adalah sebagai berikut:

No. Embarkasi BPIH TPHD
1. Aceh Rp 46.302.650
2. Medan Rp 46.969.150
3. Batam Rp 47.387.400
4. Padang Rp 48.102.200
5. Palembang Rp 48.220.500
6. Jakarta Rp 49.568.530
7. Solo Rp 50.926.450
8. Surabaya Rp 50.928.000
9. Banjarmasin Rp 52.967.650
10. Balikpapan Rp 53.300.900
11. Makassar Rp 54.234.000
12. Lombok Rp 53.500.850

Jangan Tergoda Berhaji dengan Cara Tidak Resmi

Menag Lukman mengimbau masyarakat Indonesia untuk tidak tergoda tawaran berhaji lewat cara serta mekanisme yang tidak resmi.

Hal semacam ini disebutkan Menag waktu mengadakan konferensi pers tentang pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji Reguler (BPIH) Reguler Tahun 1438H/2017M di kantor Kementerian Agama, Jl. Lapangan Banteng Barat No. 3-4 Jakarta.

Menag mengajak calon jemaah haji supaya berhaji lewat cara-cara yang dikelola oleh pemerintah yaitu haji reguler dan haji khusus yang dikelola oleh beberapa lembaga penyelenggara haji khusus yang sudah memperoleh izin resmi dari pemerintah.

“Dengan iming-iming semanis apapun, mohon umat Islam Indonesia, para calon jemaah haji kita, tidak terbuai dengan rayuan pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab,” tegas Menag, Jumat (07/04).

Terlebih lagi, berhaji dengan memakai paspor negara lain. Menag mengingatkan kalau berhaji dengan memakai paspor dari negara lain bakal menyebabkan hilangnya kewarganegaraan calon jemaah haji.

Selain itu, mendekati musim haji tahun 1438M/2017M, Menag juga berpesan supaya calon jemaah haji menyiapkan diri dengan baik. Bukan sekedar hanya persiapan yang berkaitan penguasaan materi manasik serta seluruh prosesi peribadatan, calon jemaha juga harus menyiapkan stamina.

“Calon jemaah haji supaya menyiapkan secara fisik dengan sering berlatih dengan banyak jalan kaki,” tutur Menag.

Didampingi Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Abdul Djamil serta Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Mastuki, Menag mengingatkan calon jemaah akan pentingnya memelihara kesehatan lantaran seluruh prosesi ibadah haji dikerjakan dengan berjalan kaki. Menurut dia kesiapan stamina adalah hal yang utama dalam berhaji.(Kemenag)

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.