Dana Naik Haji bisa Lebih Murah

Posted on

Ketua Pansel BPKH Mulya E Siregar
Dana Naik Haji bisa Lebih Murah, Jakarta (hajikita.com) – Pemerintah membentuk Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Instansi ini nanti bakal mengelola dana haji yang dihimpun dari jamaah untuk masuk ke beragam investasi baik bidang keuangan ataupun infrastruktur.

loading...
Hasil yang didapat dari investasi itu lalu diberikan kembali kepada jamaah yang sudah mendaftarkan diri turut ibadah Haji. “Fungsinya untuk menambah fasilitas serta efisiensi saat ibadah Haji. Dana ini dapat memberikan manfaat untuk kemaslahatan umat,” kata Mulya dalam konferensi pers di Istana Negara, Senin (13/3).

Terkecuali perbaikan sarana, dana yang dikelola oleh BPKH juga nantinya dapat berpengaruh pada jumlah uang yang perlu dibayarkan jamaah saat akan pergi Haji. Mulya mencontohkan, saat seorang jamaah diwajibkan membayar keseluruhan uang Haji sebesar Rp100 juta, umumnya mereka bakal diminta dana awal sekitar Rp50 juta. Artinya, ada keharusan jamaah untuk membayar Rp50 juta lagi untuk melunasi dana keperluan berangkat Haji.

Tetapi, saat dana Rp50 juta itu dimasukan dalam investasi maka dalam 10-15 tahun bakal ada imbal balik dari investasi itu. Dengan dana itu, jadi jamaah tak perlu membayar mencapai Rp100 juta, namun bisanya saja cukup membayar Rp20 juta sampai Rp30 juta. Sebab, sisa terdapat uang tambahan dari investasi melalui BPKH yang diberikan kepada jamaah untuk menutupi uang berangkat Haji.

“Ini memotong dana Haji. Seperti itu juga pemanfaatannya kelak,” tutur Mulya.

Dalam kedatangannya ke Istana Negara, Pansel BPKH memberikan nama-nama kepada Presiden yang nanti bakal dipilih untuk menjabat sebagai anggota di BPKH serta dewan pengawas. Ada 14 nama untuk masuk sebagai pelaksana BPKH, serta ada 10 nama yang diserahkan jadi dewan pengawas BPKH.(Ihram)

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *