Dokter RS Haji tak Perlu Resah

Posted on

RS Haji Pondok Gede
Dokter RS Haji tak Perlu Resah, Jakarta (hajikita.com) – Para dokter serta semua jajaran Rumah Sakit Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, diharapkan tidak perlu merasa resah berkaitan rencana penyerahan rumah sakit itu dari Pemprov DKI kepada Kementerian Agama (Kemenag).

“Kita berharap keresahan itu tidak berlangsung,” ungkap Kepala Biro Umum Kemenag, Syafrizal kepada Antara di ruang kerjanya, Gedung Kemenag Jalan Lapangan Banteng Jakarta, Selasa (14/3).

loading...

Rumah sakit itu awal mulanya dikelola oleh sebuah yayasan, Unit Pelayanan Teknis (UPT) Pemprov DKI serta lalu diubah menjadi Perseroan Terbatas (PT) ketika Sutiyoso menjabat gubernur di ibukota ini (2004). Pergantian itu ditujukan untuk meningkatkan pelayanan pada publik. Tetapi dalam perjalanan waktu, status kepemilikannya menjadi masalah.

“Masalahnya lalu berlanjut ke meja hijau sampai pada akhirnya ada ketetapan Mahkamah Agung (MA) yang memutuskan kalau rumah sakit itu adalah milik Kemenag,” kata Syafrizal.

Sampai saat ini, rumah sakit itu masih dikelola Kementerian Kesehatan sebagai pelaksana tugas atau caretaker yang ditunjuk oleh Wapres Jusuf Kalla saat pemerintahan presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Rumah Sakit Haji Pondok Gede diresmikan pada 1994.

Di masa Gubernur Sutiyoso, komposisi pemilikan saham Perseroan Terbatas (PT) yaitu : Pemprov DKI Jakarta 52%, Kementerian Agama 41%, Koperasi Karyawan 6%, serta Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) 1%. Komposisi saham Kemenag 41% bakal berubah menjadi 93% lantaran saham Pemprov DKI sebesar 52% bakal diberikan kepada Kemenag.

Syafrizal mengaku, bersyukur bahwa proses penyerahan aset itu berjalan baik. Anggota DPRD DKI Jakarta turut memberi support serta Gubernur Ahok (Basuki Tjahaja Purnama) sudah menyetujui beralihnya manajemena rumah sakit itu.

Karenanya, Syafrizal minta seluruh jajaran rumah sakit itu, termasuk juga para medis serta dokter memberi dukungan. Rumah sakit itu dalam waktu dekat bakal beralih menjadi Badan Layanan Umum (BLU) dengan konsentrasi pada rumah sakit pendidikan kedokteran. Mahasiswa dari Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia (UIN) Syarif Hidayatullah, Ciputat, Jakarta bakal memanfaatkan rumah sakit itu kedepannya.

“Rumah sakit ini tetap akan memberikan layanan pada masyarakat seperti rumah sakit lainnya di Jakarta, ” imbuhnya.

Sebelumnya Sekjen Kemenag Nur Syam didampingi oleh Karo Keuangan Syihabuddin Latief serta Karo Umum Syafrizal, sudah memperoleh laporan dari Direktur RS Hj Wuwuh Utami Ningtyas yang mengatakan sekarang ini RS HJ memiliki 720 karyawan. Terdiri atas 667 karyawan tetap, serta sisanya 53 karyawan kontrak.

Menag Lukman Hakim Saifuddin juga menyambut baik rencana penyerahan Rumah Sakit Haji Pondok Gede Jakarta oleh Pemda DKI Jakarta kepada Kemenag sesudah Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dengan pola sirkuler yang bakal digelar dalam waktu dekat.

Telah ada komitmen dari Pemprov DKI untuk menyerahkan saham itu kepada Kementerian Agama sesuai dengan putusan pengadilan, tetapi perlu dikukuhkan dalam RUPS. “Saya kira, dalam pekan ini proses penyerahan aset rumah sakit itu selekasnya rampung,” kata Syafrizal.(Antara)

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.