Gedung Jabal Rahmah Embarkasi Haji Banjarmasin Diresmikan

Posted on

Menag LHS resmikan Gedung Jabal Rahmah Embarkasi Haji Banjarmasin
Gedung Jabal Rahmah Embarkasi Haji Banjarmasin Diresmikan, Banjarmasin (hajikita.com) – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin meresmikan Gedung Jabal Rahmah Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti serta pengguntingan pita pada pintu masuk gedung.

loading...

Hadir dalam kesempatan ini, Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Rudy Resnawan, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Abdul Djamil, Kakanwil Kemenag Kalsel Noor Fahmi, Ketua MUI KH Husein Nafarin, dan ratusan tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ASN Kemenag.

Menag menyampaikan, sejak dua tahun terakhir, Kementerian Agama melaksanakan proses akselerasi perbaikan penyelenggaraan haji, baik dari sisi manasik maupun penyelenggaraan. Perbaikan dari sisi manasik sebagai usaha mengantarkan jemaah haji meraih kemabruran. Perbaikan juga dilaksanakan pada segi mutu penyelenggaraan yang memang menjadi hak setiap calon jemaah untuk memperoleh fasilitas layanan terbaik.

Khusus asrama haji, sejak 2014 lalu kita memakai skema anggaran SBSN untuk melaksanakan revitalisasi asrama haji lebih baik lagi. Ini jadi skala prioritas kita,” tutur Menag.

“Targetnya, semua asrama haji di tanah air dilaksanakan revitalisasi serta standardnya yaitu hotel bintang tiga,” imbuhnya.

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Abdul Djamil melaporkan kalau revitalisasi asrama haji telah dilakukan sejak 2014. Pada tahun pertama, revitalisasi dilaksanakan di asrama haji Medan, Balikpapan, Padang, serta DKI Jakarta. ” Waktu itu, ditopang anggaran SBSN sebesar lebih Rp196 miliar,” ucapnya.

Proses revitaliasi ini terus berjalan hingga 2017. Menurut Abdul Djamil, sampai sekarang ini telah ada 22 asrama haji yang direvitalisasi, baik embarkasi utama maupun embarkasi antara.

Gedung Jabal Rahmah asrama haji embarkasi haji Banjarmasin dibangun pada tahun 2016 dengan skema anggaran SBSN sebesar lebih dari Rp61 miliar. Gedung empat lantai ini dilengkapi dengan 63 kamar, untuk kapasitas 252 orang. Selain itu, ada juga 5 ruang pertemuan, 2 ruang kantor, serta dapur.

Penambahan mutu layanan haji ini diapresiasi oleh Wagub Rudy Resnawan. Hadir dalam peresmian itu, Rudy menyampaikan bahwa keberadaan asrama ini membuktikan komitmen Kemenag untuk memberi layanan paling baik kepada jemaah haji. “Keberadaan gedung, bentuk perhatian dari Kementerian Agama terhadap masyarakat Kalsel,” tuturnya.

Selesai meresmikan Gedung Jabal Rahmah, Menag bersama Wagub serta Kakanwil Kemenag Provinsi Kalsel Noor Fahmi meninjau fasilitas layanan gedung, mulai dari kamar mandi, tempat tidur, ruang makan, dan langsung mencoba fasilitas lift yang ada.

Peresmian ditutup dengan penanaman pohon Ulin di halaman asrama haji embarkasi haji Banjarmasin

Tiga Pilar Utama Peningkatan Layanan Haji

Gedung Jabal Rahmah
Gedung Jabal Rahmah

Mutu layanan haji selalu mengalami peningkatan. Peningkatan indeks kepuasan jemaah berdasarkan hasil survey Badan Pusat Statistik (BPS) dalam tiga tahun terakhir menjadi salah satu indikatornya.

Indikator yang lain, inovasi layanan haji dipublikasikan pada Open Government Partnership serta didistribusikan ke 70 negara oleh Bappenas. Bahkan, peserta forum itu yang datang dari beragam negara mengaku ingin belajar dengan inovasi yang dikembangkan Kemenag.

Dirjen Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah Abdul Djamil menyampaikan bahwa setidaknya ada tiga pilar utama peningkatan layanan haji. Pertama, meningkatnya layanan terhadap jemaah haji selama mereka berada di Saudi Arabia, baik dari sisi layanan transportasi, akomodasi, maupun katering.

“Kedua yaitu peningkatan tata kelola bersamaan terbitnya regulasi yang berkaitan dengan penertiban administrasi haji, baik reguler maupun khusus,” kata Abdul Djamil waktu mendampingi Menag Lukman Hakim Saifuddin meresmikan Gedung Jabal Rahmah asrama haji embarkasi Banjarmasin di Banjarmasin, Senin (10/04).

“Faktor ketiga yaitu peningkatan fasilitasi asrama haji yang ada di seluruh Indonesia,” imbuhnya.

Menurut eks Rektor IAIN Walisongo Semarang ini, revitalisasi asrama haji telah berjalan sejak tahun 2014. Tahap pertama, revitalisasi dikerjakan pada asrama haji Medan, Balikpapan, Padang, serta DKI Jakarta. “Saat itu, revitalisasi ditopang anggaran dalam skema SBSM lebih dari Rp196miliar,” tuturnya.

Program ini terus berjalan hingga saat ini. Hingga sekarang ini, telah ada 22 asrama haji yang sudah direvitalisasi, baik embarkasi utama maupun embarkasi antara. “Tahun ini, bakal dikerjakan revitalisasi terhadap 13 asrama haji, termasuk embarkasi antara di Babel, Ternate serta Papua. Ini komitmen kita untuk tidak saja merevitalisasi asrama haji utama, namun juga embarkasi antara,” katanya.(Kemenag)

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.