Haji 2017, Kuota Tak Habis Diberikan ke Propinsi Lain

Posted on
Haji 2017, Kuota Tak Habis Diberikan ke Propinsi Lain, Jakarta (hajikita.com) – Ada ketentuan baru yang diberlakukan dalam distribusi kuota haji tahun ini.

Daerah yang kuotanya tak terserap habis, sisa kuotanya dapat diberikan ke propinsi lain yang masih tetap dalam satu embarkasi.

loading...

Ketentuan baru ini tertuang dalam Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomer 75 2017 mengenai Penetapan Kuota Haji Tahun 1438H/2017M yang ditandatangani 9 Februari 2017.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Diktum ke-6 KMA ini mengatur, “Jika ada propinsi yg tidak penuhi kuota haji reguler ketika keberangkatan jemaah haji ke Arab Saudi, jadi sisa kuota propinsi yang berkaitan bisa diberikan pada propinsi lain dalam satu embarkasi “.

Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Ahda Barori menerangkan kalau semangat dari kebijakan ini yaitu memaksimalkan serapan kuota. Lewat kebijakan ini, kuota haji diinginkan bisa terserap lebih optimal hingga tak ada lagi sisa.

“Semangatnya untuk menggunakan kuota. Harapannya semua kuota terserap,” tegas Ahda waktu dihubungi lewat sambungan telephone, Rabu (22/02).
Kebijakan ini diinginkan bisa jadi jalan keluar untuk pengisian kuota yang kosong lantaran ada jemaah batal pergi dengan beragam sebab mendekati keberangkatan. Kuota itu tak dapat lagi di isi oleh propinsi yang berkaitan lantaran kelompok terbangnya mendekati atau bahkan juga telah pergi.
Kuota yang seperti ini dapat digunakan oleh propinsi lain yang siap serta dalam satu embarkasi dengan catatan masih bisa untuk dilakukan sistem pemvisaan. “Umpamanya dari propinsi Papua yang pergi dari embarkasi Makassar. Waktu kloternya telah pergi semuanya, nyatanya masih ada kuota yg tidak terisi lantaran diakhir keberangkatan berhalangan pergi. Bila waktu itu masih ada peluang memvisa, jadi itu dapat digunakan propinsi lain yang masih satu embarkasi, ” jelas Ahda.


(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Hal sama ditegaskan oleh Kasubdit Pendaftaran Noer Aliya Fitra, kalau ketentuan baru ini diaplikasikan dalam rencana pemakaian kuota agar tak berlangsung kekosongan seat waktu pemberangkatan. Menurut pria yang akrab disapa Nafit ini, kerap berlangsung kuota haji satu propinsi yang awalannya telah terserap semuanya lantaran jemaahnya telah melunasi, mendekati keberangkatan nyatanya ada yang batal. “Dalam rencana isi kekosongan, kuota itu dapat digantikan oleh propinsi lain yang siap serta dalam satu embarkasi,” ujarnya.
Nafit mengatakan kalau ada 13 embarkasi haji yang menyebar di sebagian propinsi di Indonesia, yakni :

13 Embarkasi Haji 2017

No. Embarkasi Kode Jamaah Provinsi
1. Aceh BTJ Nangroe Aceh Darussalam
2. Medan MES Sumatera Utara
3. Batam BTH Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Jambi
4. Padang PDG Sumatera Barat, Bengkulu
5. Palembang PLM Sumatera Selatan, Bangka Belitung
6. Jakarta JKG Lampung, Banten, DKI Jakarta
7. Jakarta JKS Jawa Barat
8. Solo SOC Jawa Tengah
9. Surabaya SUB Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Timur
10. Lombok LOP Nusa Tenggara Barat
11. Banjarmasin BDJ Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan
12. Balikpapan BPN Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah
13. Ujungpandang UPG Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Gorontalo, Sulawesi Tenggara, Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat

(Kemenag)

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *