Hari ini Dibuka, Tahap 1 Pelunasan BPIH Khusus

Posted on

Hari ini Dibuka, Tahap 1 Pelunasan BPIH Khusus

Hari ini Dibuka, Tahap 1 Pelunasan BPIH Khusus, Jakarta (hajikita.com) – Pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) untuk jemaah haji khusus dibuka mulai hari ini.

loading...

Kasubdit Pendaftaran Haji Noer Alya Fitra (Nafit) menerangkan kalau proses pelunasan untuk jemaah haji bakal dilaksanakan dalam dua tahap.

“Pelunasan tahap 1 bakal berjalan dari 29 Maret sampai 21 April 2017. Sedang tahap 2 dibuka dari 9 – 19 Mei 2017,” katanya di Jakarta, Rabu (29/03). (sila klik pranala berikut: DAFTAR BERHAK LUNAS)
Jemaah haji khusus yang namanya telah masuk dalam daftar berhak melunasi tahap 1 supaya selekasnya menghubungi pihak PIHK yang telah dipilih waktu mendaftar untuk menyerahkan setoran pelunasan BPIH sebesar USD4.000. Petugas PIHK bakal memproses pelunasan jemaah yang bersangkutan dengan menyetorkan biaya pelunasan itu ke rekening Menteri Agama melalui Bank Penerima Setoran (BPS) BPIH tempat setor awal.
“Pelunasan di BPS BPIH dibuka dari jam 08.00 – 15.00 WIB,” terangnya.
“Sampai dengan jam 10.50 WIB, baru ada 196 jemaah yang tercatat telah melaksanakan pelunasan,” imbuhnya.
Menurut Nafit, pelunasan tahap 2 dibuka bila pada waktu pelunasan tahap 1 selesai masih terdapat sisa kuota. Adapun pelunasan tahap 2 dialokasikan kepada calon jemaah khusus dengan persyaratan seperti berikut :
  1. masuk dalam kategori kegagalan sistem pada pelunasan tahap 1;
  2. berstatus telah haji serta masuk dalam alokasi kuota tahun ini;
  3. penggabungan mahram suami/istri/anak kandung yang terpisah;
  4. pengajuan lanjut usia minimum 75 tahun dengan 1 orang pendamping.
KMA Nomor 76 Tahun 2017 mengenai Penetapan BPIH Khusus Tahun 2017 mengatur kalau biaya minimum penyelenggaraan haji khusus yaitu USD8.000. Setoran awal jemaah haji khusus yaitu USD4.000 sehingga waktu pelunasan mesti menyetorkan kembali kekurangannya dengan jumlah yang sama.
“Biaya sebesar itu adalah merupakan biaya layanan standar. Tetapi ada pula PIHK yang meminta lebih dari itu disesuaikan kesepakatan dengan jemaah mengenai kualitas layanan yang dikehendaki jemaah tersebut. Umpamanya jemaah menghendaki layanan yang lebih eksklusif, satu kamar cuma 2 orang, waktu lebih singkat, paket arbain, serta lainnya,” papar Nafit.
Sesudah mengalami pemotongan sebesar 20% dalam empat tahun terakhir, kuota jemaah haji khusus tahun ini kembali normal. Bila sebelumnya cuma 13.600, tahun ini kuota jemaah haji khusus menjadi 17.000 lagi termasuk juga kuota untuk petugas dari PIHK.(Kemenag)
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.