Anggaran Haji Rasional
Iskan Qolba Lubis

Iskan Qolba Lubis: Anggaran Haji Rasional

Posted on
Anggaran Haji Rasional
Iskan Qolba Lubis

Iskan Qolba Lubis: Anggaran Haji Rasional, Batam (hajikita.com) – Wakil Ketua Komisi VIII Iskan Qolba Lubis menyampaikan kalau anggaran haji yang dipakai oleh Kementerian Agama sangatlah rasional. Hal tersebut disebutkan Iskan waktu menjadi narasumber pada Sosialisasi Peningkatan Pelayanan Jemaah Haji di Arab Saudi tahun 1438H/2017M.

“Anggaran yang dipakai Kemenag sudah sangat rasional. Makanan jemaah 12 riyal sudah sangat murah,” kata Iskan di Batam, Selasa (06/06).

loading...

“Kalau dari segi anggaran kita sudah sangat ketat. Rata-rata sudah sangat rinci,” sambungnya.

Menurut Iskan, hal yang butuh dicermati serta dimaksimalkan ke depan oleh Kementerian Agama yaitu trend pemakaian sistem digital di Arab Saudi. Selain lebih transparan, Iskan menilainya sistem e hajj ke depan semakin lebih memberi kepastian layanan kepada jemaah, baik akomodasi ataupun transportasi.

“Peluang korupsi makin kecil. Dari Indonesia sudah jelas tiket, rumah sewa dan sarana transportasi nya seperti apa,” tuturnya.

Berkaitan pembentukan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Iskan menyampaikan kalau instansi ini bakal mempunyai peluang untuk mengelola dana haji dengan lebih luas. Hal tersebut tidak sama dengan Kementerian Agama yang sampai kini dibatasi undang-undang dalam pengelolaan keuangan haji.

Walau demikian, Iskan meyakinkan kalau masalah haji tetap di bawah Kemenag. Menurut dia, penyelenggaraan tetap di bawah tanggung jawab Menteri Agama. Cuma saja, Menag nanti tidak masuk lagi ke hal teknis pengelolaan keuangan.

“DPR dari segi regulasi akan bantu. Ke depan Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah tidak lagi dipusingkan mencari uang,” katanya.

Sosialisasi layanan ini diikuti para Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) dari 13 Provinsi. Kepada para Kabid, Iskan mengharapkan bisa meningkatkan proses koordinasi dengan lembaga terkait karena penyelenggaraan haji dilaksanakan lintas sektoral.

“Agar dibuat sistem yang memudahkan proses kontrol. Apa saja yang dikerjakan Kabupaten, Provinsi, dan Pusat. Dengan sistem digital, maka akan memudahkan kontrolnya,” harapnya.

Sepuluh tahun ke depan, Iskan mengharapkan penyelenggaraan haji Indonesia menjadi yang paling baik di dunia. Bukan sekedar dari segi penyelenggaraannya, Iskan juga mengharapkan Indonesia menjadi negara dengan dana haji paling besar di dunia. (Kemenag)

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.