Menag Laporkan Hasil Seleksi Calon Anggota BPKH

Posted on

Menag bersama Pansel BPKH di Istana
Menag Laporkan Hasil Seleksi Calon Anggota BPKH, Jakarta (hajikita.com) – Presiden Joko Widodo menerima Panitia Seleksi (Pansel) Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

Hadir menyertai Presiden Mensesneg Pratikno. Menteri Lukman mengemukakan hasil seleksi calon anggota Badan Pelaksana (BP) dan Dewan Pengawas (DP) Badan Pengelola Keuangan Haji. Menag menghadap Presiden bersama panitia seleksi yakni, Mulya E Siregar (Ketua) Yunus Husein (wakil ketua), Nur Syam (Sekretaris), Halim Alamsyah, Nasaruddin Umar, Din Syamsuddin, Zainulbahar Noor masing-masing sebagai anggota. Sedang Hadiyanto dan Aidir Amir Daud, keduanya anggota, berhalangan datang.

loading...

Dalam konferensi pers selesai menghadap Presiden Joko Widodo, Menag Lukman menerangkan kalau Pansel BPKH sudah menyaring pelamar menjadi 14 orang calon anggota Badan Pelaksana serta 10 orang calon anggota Dewan Pengawas.

Pansel BPKH sudah melaksanakan tahapan seleksi mulai sejak 24 November s. d. 9 Maret 2017. Pansel menseleksi 394 orang pelamar yang terdri dari 238 pelamar calon anggota Badan Pelaksana dan 156 pelamar calon anggota Dewan Pengawas BPKH.

“Ada dua kali jumlah calon anggota Badan Pelaksana dan Dewan Pengawas. Khusus untuk Dewan Pengawas dari tujuh orang calon, yang disiapkan pansel ada lima orang sedangkan dua orang yang lain ex officio dari Kementerian Keuangan dan Kementerian Agama,” tutur Menag.

Mulya E. Siregar menambahkan, setelah itu Presiden mempunyai waktu 10 hari untuk menyampaikan 10 orang calon anggota Dewan Pengawas BPKH kepada DPR serta tujuh anggota Badan Pelaksana bakal diumumkan serta dikukuhkan berbarengan dengan Dewan Pengawas yang sudah diseleksi oleh DPR.

Menag menyebutkan, BPKH nanti diberi kewenangan untuk mengelola keuangan haji termasuk juga Dana Abadi Umat, setoran jamaah serta seluruh dana haji seperti tercantum dalam UU No. 34 Tahun 2014 mengenai Pengelolaan Keuangan Haji.

Diterangkan Menag, tugas BPKH bukan sekedar mengelola, namun juga menginvestasikan supaya penggunaan dari dana haji ini dipakai untuk kemaslahatan umat Islam.

“Investasi ini dilaksanakan supaya manfaat dana haji ini bukan sekedar di nikmati oleh beberapa calon jamaah haji, namun juga oleh semua masyarakat Indonesia,” tutur Menag.

Tentang investasi ini, Menag menyebutkan kalau, Presiden Joko Widodo berpesan supaya diambil investasi yang terjamin serta pasti menguntungkan seumpama investasi jalan bebas hambatan (tol), pelabuhan, bukan pada investasi yang mempunyai potensi mengalami kerugian.

“Calon anggota BPKH adalah orang-orang yang profesional, mempunyai kompetensi serta memiliki pengalaman dalam mengelola keuangan sekurang-kurangnya lima tahun,” papar Menag.(Kemenag)

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *