Menag LHS: Pelunasan Biaya Haji Diperkirakan Mulai Awal April

Posted on

Menag LHS: Pelunasan Biaya Haji Diperkirakan Mulai Awal April
Menag LHS: Pelunasan Biaya Haji Diperkirakan Mulai Awal April, Jakarta (hajikita.com) – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin memprediksi pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1437H/2017M bakal mulai dilakukan pada awal April yang akan datang. 
Menurut dia, sesudah ada kesepakatan antara Kemenag serta Komisi VIII DPR, maka langkah setelah itu adalah penerbitan Keputusan Presiden (Keppres) mengenai BPIH untuk kemudian dilaksanakan pelunasan.

Sesudah siang tadi dilaksanakan persetujuan bersama antara Pemerintah dengan Komisi VIII DPR RI, maka sebagai Menag, saya bakal mengajukan hal ini kepada Presiden untuk diterbitkan Kepres,” tutur Menag dalam bincang live talkshow di salah satu stasiun televisi, Jakarta, Jumat (23/03).

loading...

Keluarnya Keppres, lanjut Menag, bakal menandai dimulainya pelunasan BPIH oleh calon jemaah yang diputuskan berangkat pada tahun ini. “Kami prediksikan sudah akan kita buka pada awal April, 3 April sepanjang sebulan ke depan,” jelas Menag.

Bila Keppres BPIH benar diterbitkan pada awal April yang akan datang, maka itu jauh lebih cepat bila dibandingkan dengan tahun lalu. Pada tahun 2016, Keppres BPIH ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo pada 13 Mei 2016.

Sesudah melalui serangkaian pembahasan sepanjang beberapa bulan, Kemenag bersama Komisi VIII DPR sepakat kalau BPIH tahun ini dengan rata-rata sebesar Rp34.890.312. Oleh karena pada saat mendaftar calon jemaah telah menyetorkan biaya sejumlah Rp25juta, maka pada tahap pelunasan mereka tinggal membayarkan sisanya, yakni Rp9.890.312.

Seperti tahun lalu, Menag menyampaikan bila pelunasan bakal dibagi dalam dua tahap. Tahap pertama ditujukan untuk calon jemaah haji yang telah diputuskan untuk berangkat pada tahun ini. Bila pada saat pelunasan tahap pertama masih ada sisa kuota, maka itu salah satunya bakal diprioritaskan bagi calon jemaah haji lanjut usia yang berumur 75 tahun ke atas.

“Lansia, kami memprioritaskan pada tahap kedua pelunasan. Ketika pada tahap pertama ada yang membatalkan dengan berbagai alasan, maka kursi kosong yang ada kami prioritaskan untuk mereka yang berusia 75 tahun ke atas, kategori lansia,” tandasnya.(Kemenag)

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.