BPKH Akan Mulai Berjalan Sekitar 6 Bulan Ke Depan
BPKH Akan Mulai Berjalan Sekitar 6 Bulan Ke Depan

Presiden Telah Tandatangani Keppres BPIH 2017

Posted on

Menag LHS Keppres BPIH 2017

Presiden Telah Tandatangani Keppres BPIH 2017, Jakarta (hajikita.com) – Keputusan Presiden mengenai Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1438H/2017M telah ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo. Kepastian penandatanganan ini diungkapkan oleh Menag Lukman Hakim Saifuddin selesai mengikuti Sidang Kabinet di Istana Kepresidenan, Jakarta.

loading...

Menurut Menag, Keppres BPIH sekarang ini telah berada di Kementerian Hukum dan HAM untuk selekasnya segera diundangkan. “BPIH tadi saya telah cek, telah ditandatangani Pak Presiden, bahkan juga telah diberi nomor. Saat ini ada di Kemenkum HAM untuk diundangkan,” kata Menag di Jakarta, Selasa (04/04).

Terbitnya Keppres BPIH tahun ini jauh lebih cepat bila dibandingkan tahun lalu. Sebab pada tahun 2016, Keppres BPIH ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo pada 13 Mei 2016.

Terbitnya Keppres BPIH 1438H/2017M ini, kata Menag, sekaligus menandai dimulainya proses pelunasan biaya haji. Menag berharap para calon jemaah haji yang ditetapkan berangkat tahun ini untuk bersiap melaksanakan pelunasan pada 17 Bank Penerima Setoran (BPS) yang telah diputuskan pemerintah.

“Segera setelah diundangkan, lalu selanjutnya 17 bank penerima setoran yang ada di seluruh tanah air siap menerima pelunasan dari para calon jamaah haji yang ditetapkan berangkat tahun ini,” tuturnya.

“Saya pikir saat ini para calon jamaah haji sudah dapat bersiap-siap untuk melunasi dalam tempo 2-3 hari ke depan, insya Allah telah dapat melunasi,” imbuhnya.

Kementerian Agama bersama Komisi VIII DPR RI sudah menyepakati besaran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1438H/2017M pada 24 Maret lalu. Besaran BPIH tahun ini rata-rata sebesar Rp34.890.312. Biaya ini naik sebesar 0,72% atau sebesar Rp249.008 dibandingkan BPIH tahun lalu. 

43% Paspor Sudah Siap


Jajaran
Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) bersama pihak imigrasi
setempat terus memproses penerbitan paspor calon jemaah haji. Kasubdit
Dokumen dan Perlengkapan Haji M Sofwan menerangkan kalau sampai dengan
hari ini, lebih dari 86 ribu paspor calon jemaah haji telah siap.

“Paspor yang telah terbit per hari ini keseluruhan mencapai 86.728 atau
sekitar 43%,” tutur Sofwan di Jakarta, Selasa (04/04).

Walau
demikian, bila dilihat dari sebaran lokasi, beberapa provinsi ada yang
telah hampir selesai, atau di atas 70% paspor yang telah terbit.
Provinsi itu diantaranya : Bengkulu (95%), Sulawesi Barat (92%), Papua
Barat (82%), Aceh serta Kalimantan timur (79%), dan beberapa wilayah
yang lain.

“Tiga provinsi dengan kuota paling besar, yakni ;
Jawa Barat telah selesai 50%, Jawa Timur 33%, sedangkan Jawa Tengah baru
22%,” tuturnya.

Menurut Sofwan, jajaran Ditjen PHU di Kanwil
Kemenag Provinsi serta Kankemenag Kabupaten/Kota masih senantiasa
bekerja keras supaya proses penerbitan paspor calon jemaah dapat usai
lebih awal. Sesuai edaran Dirjen PHU, pengurusan paspor calon jemaah
telah dilaksanakan sejak 15 Desember 2016 serta diharapkan pada 2 Mei
telah dapat dikirim ke Jakarta untuk dilakukan proses visa.

“Insya Allah optimis berjalan sesuai sama target karena proses penerbitan paspor juga telah berjalan semua,” katanya.

Sofwan
juga mengharapkan, Keppres BPIH dapat juga selekasnya terbit sehingga
jemaah haji dapat selekasnya melaksanakan pelunasan. 

34% Jemaah Haji Khusus Lunasi BPIH

Sepekan setelah dibuka, telah ada 5.321 jemaah yang melaksanakan pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Khusus.

“Laporan Pelunasan Haji Khusus sampai dengan hari ini, sejumlah 5.321 orang atau 34%,” katanya di Jakarta, Selasa (04/04). Menurut dia, kuota jemaah haji khusus tahun ini sejumlah 17.000, terbagi dalam 15.663 jemaah haji dan 1.337 petugas haji.

Seperti tahun lalu, Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) juga membuka pelunasan untuk calon jemaah haji khusus dengan status cadangan sejumlah 10% dari kuota jemaah atau 1.566 orang. Mereka yang memiliki hak masuk sebagai cadangan yaitu jemaah yang ada pada nomor urut selanjutnya. Mereka diberikan peluang melunasi tahap 1, untuk mengisi bila ada sisa kuota sesudah pelunasan langkah 2 usai.

“Jemaah cadangan yang melunasi sampai dengan hari ini baru 134 orang,” tuturnya.

Pelunasan BPIH tahap 1 untuk jemaah haji khusus dibuka sampai 21 April yang akan datang. Bila masih ada sisa kuota, maka bakal dibuka pelunasan tahap 2 dari 9-19 Mei 2017.

Jemaah haji khusus yang namanya telah masuk dalam daftar memiliki hak melunasi tahap 1 supaya selekasnya menghubungi pihak PIHK yang telah dipilih waktu mendaftar untuk menyerahkan setoran pelunasan BPIH sebesar USD4.000. Petugas PIHK bakal memproses pelunasan jemaah yang bersangkutan dengan menyetorkan biaya pelunasan itu ke rekening Menteri Agama lewat Bank Penerima Setoran (BPS) BPIH tempat setor awal.

“Pelunasan di BPS BPIH dibuka dari jam 08.00 – 15.00 WIB,” tandasnya.

Info selengkapnya, sila klik JUKLAK PEMBAYARAN BPIH KHUSUS.(Kemenag/UKiS)

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *