Qur'ah Pemondokan Jemaah Haji

Qur’ah Pemondokan Jemaah Haji

Posted on

Qur'ah Pemondokan Jemaah Haji

Qur’ah Pemondokan Jemaah Haji, Jakarta (hajikita.com) – Kementerian Agama kembali mengadakan qur’ah (pengundian) pemondokan untuk jemaah haji Indonesia di Makkah. Mewakili Menag Lukman Hakim Saifuddin, Sekjen Kemenag Nur Syam menyebutkan kalau qur’ah dilaksanakan dalam rangka memberi keadilan diterapkan dalam penempatan pemondokan jemaah haji.

loading...

“Dalam rangka memenuhi aspek keadilan penempatan jemaah haji di Makkah, pada hari ini, Kementerian Agama melakukan Qur’ah bagi penempatan jemaah haji pada maktab-maktab di Makkah,” tutur Nur Syam waktu membacakan sambutan Menag sekalian membuka Qur’ah Pemondokan Jemaah Haji Wilayah Makkah 1438H/2017M di Jakarta, Senin (12/06). Apapun hasilnya, Nur Syam mengharapkan para jemaah dapat menerimanya.

Menurut Nur Syam, tata kelola pemondokan jemaah haji adalah komponen penting dalam tugas pelayanan pada jemaah haji di Arab Saudi. Bahkan juga, segi ini menjadi salah satu penentu kesuksesan penyelenggaraan ibadah haji.

Hal semacam ini bukanlah perkara gampang, mengingat kuota jemaah haji Indonesia, tahun 2017 bertambah jadi 221.000 jemaah haji. Sejumlah 204.000 untuk jemaah haji reguler serta 17.000 untuk jemaah haji khusus.

“Upaya perbaikan telah dilakukan dari waktu ke waktu untuk mendapatkan pemondokan yang baik, mulai dari penyewaan lebih dini, memperbaiki sistem penyewaan, dan lain sebagainya,” terangnya dalam acara yang digelar Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) ini.

Selain pemondokan, lanjut Nur Syam, Kemenag juga sudah melaksanakan beberapa usaha perbaikan dalam penyelenggaraan haji tahun ini.

Pertama, penambahan layanan embarkasi dengan pemberian bantuan pengembangan serta standarisasi asrama haji.

Kedua, penambahan layanan konsumsi jemaah haji di Makkah, yakni menambahkan satu kali makanan ringan selamat datang atau selamat jalan. “Sedang pada tahun sebelumnya tidak ada,” terangnya.

Ketiga, penambahan kualitas layanan transportasi jemaah haji antar kota perhajian di Arab Saudi serta bus shalawat. “Kendaraan di-upgrade, dengan jumlah 359 bus,” katanya.

Usaha perbaikan yang selalu dilaksanakan Kementerian Agama ini tidak lain adalah upaya untuk perbaikan serta kenyamanan para jemaah. Semoga, pada tahun ini, tingkat kepuasan jemaah haji bakal makin baik, bersamaan dengan penambahan beberapa layanan itu diatas, harap Nur Syam.

Hadir dalam acara ini Ketua Komisi VIII DPR RI Ali Taher, Ketua Komisi Pengawas Haji Indonesia (KPHI) Samidin Nashir, Pejabat Eselon I serta II Pusat Kementerian Agama, Kepala Kanwil Kementerian Agama seluruh Indonesia, Kepala Bidang Haji seluruh Indonesia. (Kemenag)

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *