Ramadhan Harisman
Ramadhan Harisman

Rincian Biaya Minimum Haji Khusus

Posted on

Direktur Pengelolaan Dana Haji Ramadhan Harisman
Rincian Biaya Minimum Haji Khusus, Jakarta (hajikita.com) – Kementerian Agama sudah mengambil keputusan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Khusus tahun 1438H/2017M untuk jamaah haji khusus paling sedikit USD8.000. 

Ketentuan ini tertuang dalam Keputusan Menteri Agama No 76 Tahun 2017 yang diputuskan tanggal 9 Februari 2017. 

loading...

Direktur Pengelolaan Dana Haji Ramadhan Harisman menerangkan, UU No 13 tahun 2008 mengenai Penyelenggaraan Ibadah Haji serta Peraturan Pemerintah No 79 Tahun 2012 mengenai Pelaksanaan UU No 13 tahun 2008 mengatur bahwa penyelenggaraan ibadah haji khusus dilakukan oleh Penyelenggara Ibadah Haji Pribadi (PIHK). Walau demikian, sesuai dengan ketetapan dalam pasal 46 ayat 1 PP 79/2012, besaran BPIH Khusus diputuskan oleh Menteri Agama lewat Keputusan Menteri Agama. 

KMA mengambil keputusan besaran BPIH khusus sebesar USD8.000. Ini adalah besaran minimum dalam rangka pemenuhan keharusan PIHK atas standar pelayanan minimal pada jamaah haji khusus,” tutur Ramadhan di Jakarta, Kamis (09/03). Mengenai apa saja detail pembiayaan BPIH Khusus, Ramadhan menerangkan kalau biaya sebesar USD8.000 itu ditujukan untuk tiga komponen, yakni:

Pertama, USD7709 untuk penyelenggaraan ibadah haji khusus oleh PIHK. “Dana ini ditransfer dari rekening Menteri Agama ke rekening masing-masing PIHK yang memberangkatkan jemaah haji khusus pada tahun berjalan,” katanya.

Kedua, USD277 untuk pembayaran biaya layanan umum di Arab Saudi atau yang dimaksud dengan General Service Fee (GSF). Ada tiga komonen berkaitan GSF, yakni : 1) beban service muassasah Thawafah, Adillah, serta Maktab Wukala Al Muahad sebesar SAR294/jemaah ; 2) Biaya perkemahan Armina sebesar SAR300/jemaah) ; serta 3) Biaya Naqabah (service angkutan bus antar kota perhajian) sebesar SAR348.

“Dana ini juga ditransfer dari rekening Menteri Agama ke rekening masing-masing PIHK yang memberangkatkan jemaah haji khusus pada tahun berjalan, ” ucapnya.  “Biaya GSF dibayarkan segera oleh PIHK ke lembaga terkait di Arab Saudi lantaran menjadi salah satu persyaratan dalam proses pengurusan visa lewat e-hajj, ” imbuhnya.

Komponen ketiga, lanjut Ramadhan, USD14 atau setara dengan SAR50 yaitu komponen biaya jaminan sewa pemondokan di Makkah. Dana ini disimpan di rekening Menteri Agama dana bakal dikembalikan ke PIHK pasca operasional haji jika tak ada komplain dari otoritas terkait di Arab Saudi atas pelayanan akomodasi jamaah haji khusus sepanjang di Makkah.

Menurut Ramadhan, prosedur pengembaliannya dilaksanakan berdasar pada usulan PIHK kepada Direktorat Pembinaan Umrah dan Haji Khusus. Usulan itu lalu diverifikasi sesuai kenyataan di lapangan sepanjang penyelenggaraan ibadah haji. Hasil verifikasi lantas disampaikan ke Direktorat Pengelolaan Dana Haji untuk diproses pencairannya.(Kemenag)

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *