Sukses Penyelenggaraan Haji Adalah Tugas Nasional

Posted on
Sukses Penyelenggaraan Haji Adalah Tugas Nasional
Rakornas Pembinaan KBIH

Sukses Penyelenggaraan Haji Adalah Tugas Nasional, Jakarta (hajikita) – Kompleksitas penyelenggaraan ibadah haji bukan sekedar berkaitan dengan calon jamaah haji yang baru berhaji dan mempunyai karakteristik yang bermacam-macam. Lebih dari itu, kompleksitasnya juga menyangkut prosesi haji yang berdurasi panjang serta ada di negara lain dengan regulasi yang tidak sama. Oleh karenanya, pemerintah tidak dapat mengelola tugas nasional ini sendiri, namun mesti menggandeng masyarakat, termasuk juga Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH).

loading...

Hal itu diungkapkan Menag saat didaulat menjadi narasumber dalam Rapat Koordinasi Nasional Pembinaan Kelompok Bimbingan Tahun 2017 yang diadakan Ditjen PHU di Jakarta, Senin (22/05).

Dalam kegiatan yang bertopik ‘Memperkuat Kemitraan Pemerintah dengan Masyarakat dalam Meningkatkan Kualitas Bimbingan Jamaah Haji’ ini, Menag menegaskan kalau undang-undang menghendaki ada keterlibatan masyarakat dalam usaha mensukseskan penyelenggaraan ibadah haji.

“Di sinilah pemerintah memandang eksistensi KBIH, yang diinginkan bukan sekedar dapat mengisi beberapa sisi peribadatannya, namun demikian juga pembinaan,” tutur Menag Lukman. Karena menurut dia, pemerintah lebih konsentrasi pada penyelenggaraan ibadah haji.

Menag juga berpesan pada para pengurus KBIH supaya lebih arif dalam mengarahkan calon jamaah haji. Menag mengharapkan, KBIH juga lebih mementingkan kemaslahatan bersama daripada beberapa hal yang malah bisa merugikan para jamah haji itu sendiri.

Menag mencontohkan permasalahan Tarwiyah, yakni prosesi yang dipercaya dikerjakan Rasulullah berbentuk bermalam di Mina kala bertolak dari Makkah menuju Arafah. Menag menjelaskan proses Tarwiyah ini sering jadi masalah dalam prosesi haji. “Fakta seperti ini janganlah dinilai bahwa pemerintah Indonesia tidak bertanggungjawab pada ibadah umatnya,” tegas Menag.

Menag mengharapkan KBIH bisa memberitahukan kepada calon jamaah haji sehingga mereka mengerti masalah yang dihadapi pemerintah dalam penyelenggaraan Tarwiyah. Tetapi, Menag menyatakan kalau pemerintah tidak dalam posisi melarang jemaah yang menginginkan menempuh Tarwiyah.

“Lantaran tidak ada paksaan dalam agama, tidak bisa juga negara memaksa warga negaranya untuk melaksanakan ibadah,” katanya.

Cuma saja, pemerintah tidak dapat memfasilitasi mereka yang menginginkan meniti Tarwiyah. Untuk jamaah yang tetap menginginkan melakukannya, Menag menyebutkan supaya resiko ditanggung masing-masing individu.

Kegiatan yang dihadiri oleh 100 orang peserta yang terdiri dariPengurus Forum Komunikasi KBIH Pusat, pengurus Forum Komunikasi KBIH dari 32 provinsi, dan petinggi di lingkungan Ditjen PHU ini dilakukan di Jakarta, dari 22 s.d. 24 Mei 2017.

Terlihat hadir mengikuti Menag, Plt. Dirjen PHU Nur Syam, Sesditjen PHU Khasan Faozi, Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Muhajirin Yanis. (Kemenag)

Loading...

One thought on “Sukses Penyelenggaraan Haji Adalah Tugas Nasional

Comments are closed.